Tes Usia Pendengaran

Audio

Tes Usia Pendengaran

12 frekuensi (8-22 kHz) termasuk nada nyamuk 17,4 kHz. Runs directly in the browser with no download or sign-up, instant results, and links to related hardware.

Tes Usia Pendengaran

12 frekuensi (8-22 kHz) termasuk nada nyamuk 17,4 kHz. Runs directly in the browser with no download or sign-up, instant results, and links to related hardware.

Quick high-frequency screening
Hearing Age8-22 kHz

Press Start, listen to each short tone, then choose whether you heard it. Your highest clearly heard frequency becomes an estimated hearing-age range.

Manual threshold finder

After the quick test, use this slider to find the exact point where the tone disappears. This is better for checking one ear at a time or confirming a result near 16-18 kHz.

16.0 kHz
Not medicalThis is an uncalibrated browser screening. It cannot diagnose hearing loss or replace an audiologist.
Speech rangeMost clinical audiograms focus on 250 Hz to 8 kHz. This tool checks extended-high frequencies where age-related loss often appears first.
Rate Tes Usia Pendengaran: 5.0 (1 rating)

Tes Usia Pendengaran is a free, browser-based online tool. 12 frekuensi (8-22 kHz) termasuk nada nyamuk 17,4 kHz.

  • Cost: Free, no signup
  • Install: None — runs in the browser
  • Privacy: Runs locally, no uploads
  • Platforms: Windows, macOS, Linux, Android, iOS
  • Time: Under a minute

Audio & Pendengaran

Tes Usia Pendengaran: Cek Telinga Anda dengan Nada Mosquito Frekuensi Tinggi

Tes usia pendengaran online gratis ini memutar nada murni dari 8 kHz sampai 22 kHz, termasuk nada mosquito 17.4 kHz yang terkenal, langsung lewat Web Audio API di browser Anda tanpa perlu instal aplikasi. Anda tinggal menandai nada mana yang masih terdengar, lalu frekuensi tertinggi yang Anda dengar dengan jelas akan dipakai untuk memperkirakan rentang usia pendengaran Anda. Ingat, ini hanya skrining kasar yang belum dikalibrasi untuk cek telinga secara cepat, bukan diagnosis medis dari dokter atau audiolog. Untuk hasil yang jujur, gunakan headphone berkabel di ruangan yang tenang.

01 Siapkan dengan aman Pakai headphone berkabel di ruangan yang sunyi dan jaga volume tetap rendah. Kalau mau, putar dulu nada uji 1 kHz untuk memastikan sistem audio bekerja. Alat ini sudah membatasi level volume nada, tapi tetap mulai dari volume kecil agar telinga Anda aman.
02 Jalankan tesnya Tekan tombol Mulai, dengarkan setiap nada singkat dari frekuensi rendah ke tinggi, lalu pilih 'Terdengar' atau 'Tidak terdengar'. Jika ragu, gunakan tombol Ulangi Nada untuk memutar ulang frekuensi yang sedang aktif sebelum memutuskan.
03 Lihat perkiraan usia pendengaran Frekuensi tertinggi yang masih Anda dengar dengan jelas akan diterjemahkan menjadi perkiraan rentang usia pendengaran. Misalnya, kalau Anda masih bisa mendengar nada mosquito 17.4 kHz, telinga Anda cenderung di rentang usia yang lebih muda.
04 Atur opsi lanjutan Coba telinga kiri, kanan, atau keduanya secara terpisah untuk mengecek apakah ada perbedaan. Ubah pola nada (berdenyut, kontinu, atau sapuan singkat), atur durasi nada, dan pakai slider manual untuk memastikan ambang (threshold) frekuensi Anda secara tepat.
Seluruh tes berjalan sepenuhnya di browser Anda dan tidak merekam atau mengunggah audio apa pun. Sekali lagi, ini skrining kasar yang belum dikalibrasi, jadi headphone berkabel wajib dipakai agar hasilnya jujur. Kalau Anda merasa kesulitan memahami percakapan sehari-hari, segera periksa ke dokter THT atau audiolog.

FAQ Tes Usia Pendengaran

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa yang sebenarnya diukur oleh tes usia pendengaran?

Tes ini mengukur frekuensi tinggi tertinggi yang masih bisa Anda dengar dengan jelas, dalam rentang 8 kHz sampai 22 kHz. Karena sensitivitas telinga terhadap frekuensi tinggi biasanya menurun seiring bertambahnya usia, batas atas itu diterjemahkan menjadi perkiraan rentang usia pendengaran. Ini hanya skrining kasar, bukan pengukuran klinis.

Apa itu nada mosquito 17.4 kHz dan kenapa remaja lebih mudah mendengarnya?

Nada mosquito adalah suara melengking 17.4 kHz yang umumnya mudah didengar anak muda, sementara banyak orang dewasa sudah tidak bisa menangkapnya. Ini terjadi karena pendengaran terhadap frekuensi sangat tinggi memang hilang secara alami seiring usia. Alat ini menyertakan langkah 17.4 kHz tersebut, plus nada hingga 22 kHz.

Kenapa harus pakai headphone, dan kenapa speaker memberi hasil yang keliru?

Speaker laptop, HP, dan speaker Bluetooth biasanya kehilangan respons di atas 14-16 kHz, jadi jawaban 'tidak terdengar' bisa jadi mengukur keterbatasan speaker, bukan telinga Anda. Selain itu, codec Bluetooth (SBC/AAC) memotong frekuensi di atas 16-20 kHz. Karena itu, gunakan headphone berkabel agar hasilnya andal.

Apakah usia pendengaran sama dengan gangguan pendengaran sungguhan?

Tidak. Usia pendengaran hanya perkiraan kasar berdasarkan frekuensi sangat tinggi dan tidak mendiagnosis gangguan pendengaran maupun menggantikan pemeriksaan audiolog. Faktanya, tes ini tidak menguji rentang suara percakapan (250 Hz-8 kHz), yang justru menentukan kejelasan bicara. Jika Anda kesulitan memahami percakapan, sebaiknya periksa ke profesional.

Bagaimana cara mendapatkan hasil yang paling akurat?

Pakai headphone berkabel di ruangan yang tenang, jaga volume tetap rendah, dan putar dulu nada uji 1 kHz untuk mengecek sistem. Anda bisa menguji telinga kiri dan kanan secara terpisah, lalu memakai slider manual untuk memastikan ambang frekuensi Anda dengan tepat. Semakin terkendali lingkungannya, semakin jujur rentang usia yang diperkirakan.

Kenapa nada 20-22 kHz terdengar seperti dengung atau bunyi klik?

Kalau nada 20-22 kHz terdengar seperti dengungan atau klik, itu hampir selalu aliasing dari hardware, yaitu artefak perangkat dan bukan nada aslinya. Jangan dihitung sebagai 'terdengar'. Karena itu, lebih baik berpatokan pada langkah-langkah frekuensi menengah yang diputar lewat headphone berkabel.

Windows app

KeyboardTester.click is available from Microsoft Store

Install the official Windows app shortcut, or keep using the same free testing tools in your browser.

Download from Microsoft Store Download from Microsoft Store