Tes Stres CPU

Utilitas

Tes Stres CPU

Uji beban CPU multi-thread dengan loop SHA-256 WebWorker. Runs directly in the browser with no download or sign-up, instant results, and links to related hardware.

Tes Stres CPU

Uji beban CPU multi-thread dengan loop SHA-256 WebWorker. Runs directly in the browser with no download or sign-up, instant results, and links to related hardware.

Stress settings

Warning: this test intentionally maxes your CPU. Expect fans to spin up and the machine to get warm. Laptops on battery may thermal-throttle within 30-60 seconds, which is itself a useful datapoint.

Live results

Logical cores
0Total ops/sec
0Avg per thread
0Elapsed (s)
0Peak ops/sec
Rate Tes Stres CPU: Be the first to rate

Tes Stres CPU is a free, browser-based online tool. Uji beban CPU multi-thread dengan loop SHA-256 WebWorker.

  • Cost: Free, no signup
  • Install: None — runs in the browser
  • Privacy: Runs locally, no uploads
  • Platforms: Windows, macOS, Linux, Android, iOS
  • Time: Under a minute

Performa PC

Tes Stress CPU Online Langsung di Browser

Tes stress CPU ini menjalankan beberapa WebWorker sekaligus yang melakukan loop hashing SHA-256 secara intensif untuk membebani semua core logis dan mengukur total operasi per detik (ops/s) gabungan. Anda bisa memilih jumlah thread dan durasi tes untuk memaksa suhu CPU naik atau sekadar benchmark, lalu memantau secara langsung total ops/s, rata-rata per thread, nilai puncak (peak), serta jumlah core yang terdeteksi. Tool ini gratis, berjalan penuh di browser, dan tidak perlu instal aplikasi apa pun.

01 Atur jumlah thread dan durasi Tentukan jumlah thread (secara default mengikuti jumlah core logis yang terdeteksi di perangkat Anda) dan berapa detik tes akan berjalan sebelum menekan tombol mulai. Semakin banyak thread, semakin berat beban yang ditanggung CPU.
02 Mulai stress test Tekan tombol 'Mulai' untuk membuat satu WebWorker per thread. Setiap worker merangkai pemanggilan SHA-256 di atas hash sebelumnya, sehingga CPU tidak bisa melompati atau mengoptimalkan pekerjaan dan benar-benar dipaksa bekerja penuh.
03 Pantau hasil secara langsung Setiap 500 ms tiap worker melaporkan jumlah operasinya. Panel akan menampilkan jumlah core logis, total ops/s, rata-rata per thread, waktu yang sudah berjalan, serta nilai puncak ops/s secara real-time selama tes berlangsung.
04 Deteksi throttling lalu hentikan Performa yang melonjak tinggi di awal lalu turun terus-menerus adalah tanda throttling termal atau batas daya (power limit), umum terjadi pada laptop tipis. Tekan tombol 'Stop' kapan saja untuk mengakhiri tes saat Anda mau.
Seluruh beban berjalan di dalam browser Anda tanpa instalasi apa pun, tetapi tes ini memang sengaja memaksa CPU bekerja maksimal: kipas akan berputar kencang dan perangkat akan terasa panas, terutama pada laptop yang sedang memakai baterai. Tutup tab dan aplikasi lain agar hasilnya lebih akurat.

FAQ Tes Stress CPU

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Bagaimana cara kerja tes stress CPU di browser?

Tool ini membuat beberapa WebWorker, satu untuk setiap thread, yang menjalankan loop hashing SHA-256 secara berantai: tiap perhitungan bergantung pada hasil sebelumnya sehingga CPU tidak bisa mengoptimalkan atau melewati pekerjaannya. Setiap worker melaporkan operasinya tiap 500 ms, lalu thread utama menjumlahkannya untuk menampilkan total ops/s, rata-rata per thread, dan nilai puncak.

Apa yang sebenarnya diukur tes ini dan apa yang tidak?

Tes ini mengukur performa multi-core yang berkelanjutan dalam satuan operasi integer per detik. Ia bukan indikator yang baik untuk performa single-thread di game, bandwidth memori, maupun beban yang dibatasi GPU. Jadi gunakan untuk menilai beban multi-core dan kestabilan termal, bukan untuk kasus-kasus tersebut.

Bagaimana cara mendeteksi throttling termal atau batas daya?

Perhatikan nilai puncak ops/s di awal tes: jika setelah beberapa detik performa turun lalu tetap rendah, itu tanda throttling termal atau pembatasan daya, yang sangat umum pada laptop tipis dalam 20 sampai 60 detik pertama. Perangkat dengan pendinginan baik akan menjaga ops/s tetap stabil sepanjang tes.

Kenapa hasilnya tidak bisa dibandingkan dengan Cinebench atau Geekbench?

Tes ini memakai beban khusus berbasis SHA-256 di dalam browser, sehingga angkanya hanya bisa dibandingkan antar-percobaan pada perangkat dan browser yang sama. Hasilnya tidak setara dengan benchmark native seperti Cinebench atau Geekbench, yang memakai jenis beban berbeda dan berjalan di luar browser.

Berapa jumlah thread yang sebaiknya saya pakai untuk benchmark?

Secara default semua core logis Anda digunakan. Pada CPU hybrid (Intel Gen 12 ke atas, Apple Silicon, atau SoC ponsel), satu worker per core membuat core P menghasilkan ops/s 2 sampai 3 kali lebih tinggi daripada core E. Untuk benchmark yang lebih bersih, batasi jumlah thread sesuai jumlah core P saja.

Apakah aman menjalankan tes ini di laptop?

Aman, tetapi perlu diingat tes ini sengaja membebani CPU secara penuh, sehingga kipas akan berisik dan perangkat menjadi panas. Pada laptop yang memakai baterai, throttling bisa muncul dalam 30 sampai 60 detik. Tutup tab dan aplikasi lain agar pengukuran lebih andal, dan tekan 'Stop' bila diperlukan.

Windows app

KeyboardTester.click is available from Microsoft Store

Install the official Windows app shortcut, or keep using the same free testing tools in your browser.

Download from Microsoft Store Download from Microsoft Store